Heboh Coin Shiba Inu, Harga Kripto Raksasa Masih Hijau

Harga mata uang kripto
5/5 (4)

Heboh Coin Shiba Inu, Harga Kripto Raksasa Masih Hijau

Jakarta, Politik Bersuara – Harga mata uang kripto (cryptocurrency) terpantau beragam pada perdagangan Jumat (5/11/2021) pagi waktu Indonesia, di mana investor sedang mempertimbangkan untuk masuk ke beberapa koin digital alternatif (altcoin), setelah bitcoin sukses menyentuh level tertinggi barunya pada Oktober lalu.

Melansir data dari CoinMarketCap pukul 09:00 WIB, kripto yang masih menguat yakni binance coin, solana, polkadot, dan dua koin berjenis stablecoin (tether dan USD coin).

Sementara sisanya yakni bitcoin, ethereum, cardano, XRP, dan dogecoin diperdagangkan di zona merah pada pagi hari ini.

Baca Juga: Kabar Nasional Terbaru

Dari kripto yang mengalami penguatan harga, polkadot menjadi yang paling besar penguatannya pada hari ini, yakni menguat 0,76% ke level US$ 53,16/koin atau Rp 762.846/koin (asumsi kurs Rp 14.350/US$).

Sedangkan dari kripto yang mengalami pelemahan harga, XRP menjadi yang paling besar pelemahannya pada pagi hari ini, yakni ambruk 5,16% ke US$ 1,19/koin (Rp 17.077/koin).

Sementara untuk koin digital berkapitalisasi pasar terbesar pertama dan kedua, yakni bitcoin dan ethereum kembali terkoreksi, meskipun koreksinya cenderung tipis.

Bitcoin terkoreksi 1,39% ke level harga US$ 61.525,05/koin atau Rp 882.884.468/koin dan ethereum melemah 0,62% ke level US$ 4.532,28/koin atau Rp 65.038.218/koin.

Berikut pergerakan 10 kripto dengan kapitalisasi pasar di atas US$ 30 miliar.

Kripto

Meskipun bitcoin terlihat masih terkoreksi, tetapi secara menyeluruh, bitcoin masih cenderung bertahan di kisaran level US$ 60.000-US$ 63.000.

Masih cenderung bertahannya bitcoin pada pagi hari ini membuat sebagian besar investor untuk mempertimbangkan masuk ke cryptocurrency alternatif seperti ethereum untuk potensi keuntungan yang lebih besar.

Beberapa analis memperkirakan bahwa jika kedepannya sentimen positif tidak sekuat bulan lalu, maka mungkin saja bitcoin akan kembali ke bawah kisaran level US$ 60.000.

“Investor kemungkinan mencari katalis berikutnya untuk langkah lain yang lebih tinggi, tetapi tidak adanya katalis positif yang lebih kuat kedepannya membuat bitcoin rentan break ke bawah kisaran level US$ 60.000,” kata Daniela Hathorn, analis di DailyFX, dikutip dari CoinDesk.

Di tengah mulai meredanya reli bitcoin, beberapa analis tetap bullish di koin digital dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, yakni ethereum, setelah ethereum berhasil mencetak rekor tertinggi barunya sepanjang masa di kisaran level US$ 4.600 pada Rabu (3/11/2021) lalu.

FundStrat, perusahaan penasihat global memprediksi ethereum dapat menembus kisaran level US$ 4.951 kedepannya, setelah berhasil mengungguli bitcoin baru-baru ini.

“Dalam periode mingguan dan bulanan, ethereum memang menunjukkan kondisi jenuh beli, tetapi hal ini tidak akan menjadi masalah besar sampai teknikal jangka pendek mulai menunjukkan bukti kelelahan sisi atas,” kata Mark Newton, kepala strategi teknis global FundStrat dalam risetnya, dilansir dari CoinDesk.

Meskipun bitcoin terlihat masih terkoreksi, tetapi secara menyeluruh, bitcoin masih cenderung bertahan di kisaran level US$ 60.000-US$ 63.000.

Masih cenderung bertahannya bitcoin pada pagi hari ini membuat sebagian besar investor untuk mempertimbangkan masuk ke cryptocurrency alternatif seperti ethereum untuk potensi keuntungan yang lebih besar.

Beberapa analis memperkirakan bahwa jika kedepannya sentimen positif tidak sekuat bulan lalu, maka mungkin saja bitcoin akan kembali ke bawah kisaran level US$ 60.000.

“Investor kemungkinan mencari katalis berikutnya untuk langkah lain yang lebih tinggi, tetapi tidak adanya katalis positif yang lebih kuat kedepannya membuat bitcoin rentan break ke bawah kisaran level US$ 60.000,” kata Daniela Hathorn, analis di DailyFX, dikutip dari CoinDesk.

Di tengah mulai meredanya reli bitcoin, beberapa analis tetap bullish di koin digital dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, yakni ethereum, setelah ethereum berhasil mencetak rekor tertinggi barunya sepanjang masa di kisaran level US$ 4.600 pada Rabu (3/11/2021) lalu.

FundStrat, perusahaan penasihat global memprediksi ethereum dapat menembus kisaran level US$ 4.951 kedepannya, setelah berhasil mengungguli bitcoin baru-baru ini.

“Dalam periode mingguan dan bulanan, ethereum memang menunjukkan kondisi jenuh beli, tetapi hal ini tidak akan menjadi masalah besar sampai teknikal jangka pendek mulai menunjukkan bukti kelelahan sisi atas,” kata Mark Newton, kepala strategi teknis global FundStrat dalam risetnya, dilansir dari CoinDesk.

Facebook Comments

Beri Nilai Berita Ini